Ketika pagi datang dan matahari perlahan menyapa dengan senyuman hangatnya, aku ingin kau tahu bahwa seperti itulah yang ku inginkan darimu di tiap pagiku nanti. Dimana senyummu menjadi bahagiaku dan tingkahmu adalah dambaku. Dimana figur tentangmu menjadi nyawa sebagai pemberi ruh kedua bagiku agar ku selalu dapat mempersembahkan sesuatu yang sedikit ternilai untuk makhluk yang sangat berarti sepertimu. Jauh sebelum itu, aku berjanji akan selalu menyiapkan diri untuk bisa menjadi raga yang baik agar nyawa sepertimu dapat berlindung teduh di hidupku nanti. Aku tak peduli siapapun dirimu, aku tak memikirkan darimana kamu berasal dan dimana kamu berada sekarang, aku tak peduli. Yang aku mau hanya kita bisa menjadi jiwa dan raga yang berjalan beriringan, seirama dan saling menopang. Yang aku tahu hanya seperti itulah harapan sederhanaku. Siapapun kamu nantinya..aku hanya ingin hidup layak denganmu ditengah keterbatasan dunia yang kita pijaki kini dan nanti. Semoga kita dapat berjumpa dengan berbekal kesiapan diri kita masing-masing nantinya. Sampai jumpa nyawaku..semoga kelak raga ini dapat siap menyambutmu dengan sukacita..aminn





